BEKASI – Pertamina Foundation terus memperkuat komitmennya dalam mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui program pemberdayaan, pendampingan, serta pengembangan usaha agar mampu naik kelas dan bersaing di pasar nasional hingga internasional.
Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Pertamina SME Expo 2026 yang menjadi wadah strategis bagi para pelaku UMKM untuk memperluas jaringan pemasaran, memperkenalkan produk unggulan, serta meningkatkan daya saing usaha lokal.
Dalam sambutannya, perwakilan Pertamina Foundation menjelaskan bahwa terdapat tiga pilar utama yang menjadi fokus program yayasan, yakni pendidikan (education), pemberdayaan (empowerment), dan lingkungan (environment).
Pada bidang pendidikan, Pertamina Foundation turut mendukung penyelenggaraan Universitas Pertamina yang saat ini telah memperoleh akreditasi unggul.
Sementara pada bidang pemberdayaan, Pertamina Foundation berfokus pada penguatan UMKM melalui pendampingan usaha serta dukungan terhadap para local heroes yang kini telah tersebar di sekitar 28 provinsi di Indonesia.
Adapun pada bidang lingkungan, hingga tahun 2026 Pertamina Foundation telah memiliki 13 kawasan Hutan Lestari Pertamina yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia sebagai bentuk kontribusi nyata dalam menjaga kelestarian alam.
SME Expo 2026 Catat Peningkatan Omzet
Salah satu pencapaian membanggakan terlihat dalam penyelenggaraan Pertamina SME Expo 2026. Jika dalam dua tahun sebelumnya omzet kegiatan berada di kisaran Rp2,5 miliar hingga Rp2,6 miliar, pada penyelenggaraan tahun ini omzet berhasil mencapai Rp3,8 miliar hanya dalam waktu tiga hari.Pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan sekitar 50 persen dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.
Menurut perwakilan Pertamina Foundation, keberhasilan ini menjadi bukti bahwa pendampingan dan pengembangan usaha yang dilakukan secara berkelanjutan mampu memberikan manfaat nyata bagi para pelaku UMKM binaan.
Ia juga menegaskan bahwa UMKM memiliki peran penting dalam menopang perekonomian Indonesia. Dengan jumlah sekitar 65 juta unit usaha, sektor UMKM memberikan kontribusi kurang lebih 61 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
Meski demikian, UMKM masih menghadapi sejumlah tantangan, terutama keterbatasan akses pembiayaan, akses pasar, serta peningkatan kualitas produk.
Melalui berbagai program pendampingan, Pertamina Foundation berupaya membantu pelaku usaha mengatasi tantangan tersebut agar mampu meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan pemasaran, dan menembus pasar ekspor.
Dalam kegiatan tersebut, Pertamina Foundation juga menghadirkan dua pelaku UMKM yang telah berhasil mengembangkan usahanya hingga mampu memasarkan produk ke luar negeri. Kisah sukses keduanya diharapkan menjadi inspirasi bagi pelaku UMKM lainnya.
Dihadiri Jajaran Pertamina dan Mitra Strategis
Kegiatan Pertamina SME Expo 2026 turut dihadiri sejumlah pejabat dan perwakilan dari lingkungan Pertamina Group, di antaranya Ketua Umum Persatuan Wanita Patra Pusat, Ibu Priscilia Simon Mantiri, serta Corporate Secretary PT Pertamina (Persero) sekaligus Dewan Pengawas Pertamina Foundation, Bapak Arya Dwi Paramita.Hadir pula Corporate Secretary PT Perusahaan Gas Negara, Ibu Fajriyah Usman; Corporate Secretary PT Pertamina New & Renewable Energy, Ibu Sri Nur Hidayati; serta Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat, Bapak Reno Fri Daryanto.
Dari jajaran anak perusahaan, hadir Direktur Strategi dan Pengembangan Bisnis Patra Jasa, Bapak M. Indharto Rusman; Direktur Utama PT Perta Life Insurance, Bapak Hanindio W. Hadi; Direktur Klinik Pertamina IHC, Ibu Devi D. Pritasari; serta Direktur Operasi Pertamina Foundation, Bapak Gusman Adiwardhana.
Turut hadir jajaran CSR dan SMEPP PT Pertamina (Persero), yakni VP CSR & SMEPP Management, Bapak Rudi Ariffianto; Manager CSR, Bapak Roby Hervindo; Manager SMEPP, Ibu Fety; serta Manager Planning & Monitoring, Ibu Ati
Dorong UMKM Indonesia Mendunia
Penyelenggaraan Pertamina SME Expo 2026 menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa UMKM bukan sekadar sektor usaha kecil, melainkan salah satu kekuatan utama penggerak perekonomian nasional.Melalui kolaborasi, pendampingan berkelanjutan, peningkatan kualitas produk, serta perluasan akses pasar, Pertamina Foundation berharap semakin banyak UMKM Indonesia yang mampu naik kelas, mandiri, dan memiliki daya saing hingga pasar internasional.
Kegiatan SMEXPO yang diselenggarakan Pertamina Foundation di Parkwood Mall, Bekasi, menjadi salah satu upaya nyata dalam memperkuat pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya para mitra binaan Pertamina agar semakin dikenal dan mampu memperluas jaringan pemasaran.
Dalam keterangannya, perwakilan penyelenggara menjelaskan bahwa SMEXPO merupakan rangkaian kegiatan yang dilaksanakan sepanjang tahun 2026. Kegiatan ini bertujuan memberikan kesempatan kepada para pelaku UMKM binaan Pertamina untuk bertemu langsung dengan calon konsumen atau pasar.
Melalui kegiatan tersebut, para pelaku UMKM dapat memperkenalkan produk unggulan, membangun komunikasi dengan konsumen, serta memperluas peluang pemasaran dan pengembangan usaha. (Red )
Tidak ada komentar