BEKASI – Kepanikan melanda kawasan Jalan Raya depan Universitas Bina Sarana Informatika (BSI) Kampus Bekasi, Minggu (1/11/2026) sore. Sebuah truk molen bernomor polisi B 9548 MV diduga hilang kendali saat melintasi jalan menurun hingga memicu kecelakaan beruntun yang mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka serius.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan keterangan saksi mata berinisial FN di lokasi kejadian, truk molen melaju cukup kencang dari arah jalan menurun. Namun, secara tiba-tiba kendaraan tersebut terlihat oleng dan membanting kemudi ke sisi kiri jalan.
Saya melihat kendaraan melaju cukup kencang saat melewati turunan. Tiba-tiba seperti hendak mengarah ke kiri. Saya belum tahu pasti apakah ban pecah atau rem blong,” ungkap FN saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP).
Benturan keras mengakibatkan sejumlah korban mengalami luka parah. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan memberikan pertolongan kepada para korban sebelum petugas datang.

Dalam situasi darurat tersebut, FN bahkan menunjukkan kepedulian dengan merelakan pakaiannya untuk menutupi tubuh salah satu korban yang mengalami luka sangat serius. Tindakan tersebut dilakukan demi menjaga kehormatan dan martabat korban agar tidak menjadi tontonan masyarakat.
Sebanyak enam unit mobil ambulans dikerahkan ke lokasi kejadian untuk mengevakuasi para korban. Seluruh korban yang berhasil dievakuasi langsung dibawa ke rumah sakit terdekat guna mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Sementara itu, proses evakuasi kendaraan dan korban sempat menyebabkan arus lalu lintas di sekitar lokasi mengalami kemacetan. Posisi kendaraan yang melintang membuat akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan berukuran besar. Kendaraan kecil hanya bisa melintas secara bergantian dengan pengaturan ketat petugas kepolisian.
Petugas kepolisian segera melakukan pengamanan lokasi, mengatur arus lalu lintas, serta melaksanakan olah TKP untuk mengetahui kronologi dan penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Dugaan mengenai rem blong maupun pecah ban belum dapat dipastikan.
Jumlah keseluruhan korban serta kondisi terkini para korban yang telah dilarikan ke rumah sakit juga masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi perhatian (red )
Tidak ada komentar